Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran
Capaian indikator pada sasaran Terwujudnya kegiatan penyadaran masyarakat dalam upaya meningkatkan ketahanan terhadap ancaman kerusakan yaitu Prosentase peningkatan ketaatan dan ketertiban dalam memanfaatkan sumberdaya Kelautan dan Perikanan (%) tercapai 100,00%, dari target yang telah ditetapkan yaitu 10 tercapai 10.
Capaian kinerja pada sasaran 3.1 untuk Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya mengalami kenaikan, untuk tahun 2017 tercapai 100,00%, sedangkan tahun 2016 tercapai 90,00%.
Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran 3.1, adalah sebesar Rp. 89.545.450,- atau 81,40% dari total pagu sebesar Rp. 110.000.000,-. Hal ini berarti terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya sebesar 18,60% dari pagu yang ditentukan.
Keberhasilan pencapaian sasaran 3.1 sesungguhnya tidak terlepas dari dilaksanakannya Program Peningkatan Kesadaran dan Penegakan Hukum dalam Pendayagunaan Sumberdaya Laut, dengan 2 kegiatan utama adalah sebagai berikut :
a.Pengawasan dan Pengendalian Kelestarian Sumberdaya Ikan dan Lingkungan.
b.Sosialisasi Peraturan Perundangan Bidang Kelautan dan Perikanan.
d.Sasaran 4.1 : Tercapainya rehabilitasi dan konservasi untuk menjaga dan meningkatkan keragaman dan kualitas sumberdaya hayati di pesisir/laut.
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET
Tercapainya rehabilitasi dan konservasi untuk menjaga dan meningkatkan keragaman dan kualitas sumberdaya hayati di pesisir/laut Panjang Pantai berpotensi Abrasi yang terantisipasi (Ha) 15
Prosentase peningkatan pelestarian budaya laut dan wawasan maritim di
Capaian indikator pada sasaran Tercapainya rehabilitasi dan konservasi untuk menjaga dan meningkatkan keragaman dan kualitas sumberdaya hayati di pesisir/laut yaitu Panjang Pantai berpotensi Abrasi yang terantisipasi (Ha) tercapai 90,00%, dari target yang telah ditetapkan yaitu 15 tercapai 13 dan Prosentase peningkatan pelestarian budaya laut dan wawasan maritim di kab. Brebes (%) tercapai 100,00%, dari target yang telah ditetapkan yaitu 20 tercapai 20.
Capaian kinerja pada sasaran 4.1, rata-rata capaian kinerja Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya mengalami kenaikan, untuk tahun 2017 tercapai 100%, sedangkan tahun 2016 tercapai 88,50%.
Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran 4.1, adalah sebesar Rp. 211.434.265,- atau 91,93% dari total pagu sebesar Rp. 230.000.000,-. Hal ini berarti terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya sebesar 8,07% dari pagu yang ditentukan.
Keberhasilan pencapaian sasaran 4.1 sesungguhnya tidak terlepas dari dilaksanakannya 2 program dengan 2 kegiatan utama adalah sebagai berikut :
1.Program Peningkatan Mitigasi Bencana Alam Laut dan Prakiraan Iklim Laut.
-Peningkatan Mitigasi Bencana ALam Laut.
2.Program Peningkatan Kegiatan Budaya Kelautan dan Wawasan Maritim Kepada Masyarakat
-Penyuluhan Budaya Kelautan.
e.Sasaran 5.1 : Meningkatnya produksi perikanan.
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET
REALISASI (%) Capaian (%) Capaian Tahun Sebelum nya (%) Capaian terhadap Target Akhir Renstra (2017)
Secara umum capaian sebagian besar indikator pada sasaran Meningkatnya Produksi Perikanan tidak tercapai sesuai dengan target. Untuk capaian kinerja Meningkatnya Produksi Perikanan diukur dari empat indikator, yaitu: (1) Jumlah Produksi Perikanan Budidaya Air Payau (kg) tercapai 97,52%, dibawah target yang telah ditetapkan yaitu 75.446.790 tercapai 73.574.280, (2) Jumlah Produksi Perikanan Budidaya Air Tawar (kg) tercapai 41,33%, dibawah target yang telah ditetapkan yaitu 7.024.800 tercapai 2.903.030, (3) Jumlah Produksi Rumput Laut (kg) tercapai 81,32%, dibawah target yang telah ditetapkan yaitu 71.985.400 tercapai 58.540.060, (4) Jumlah Produksi Perikanan Tangkap (kg) tercapai 47,98%, diatas target yang telah ditetapkan yaitu 6.470.717 tercapai 3.104.308.
Penyebab produksi perikanan tangkap tahun 2017 jauh dibawah target apabila dianalisis lebih lanjut sesungguhnya disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya :
1.Adanya Larangan penggunaan Alat Tangkap Cantrang,
2.Adanya Operasi Gabungan Polairut Kab. Jawa Barat,
3.Adanya Faktor Alam, dimana ditahun kemarin didominasi oleh angin timur..
Sedangkan penyebab belum tercapainya target produksi air tawar (kolam) disebabkan oleh faktor kurangnya penerapan teknologi dan sebagian petani kolam membudidayakan ikan sebagai kegiatan sambilan bukan merupakan mata pencaharian utama.
Capaian kinerja pada sasaran 5.1, rata-rata capaian kinerja Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya mengalami penurunan, untuk tahun 2017 tercapai 67,04%, sedangkan tahun 2016 tercapai 90,59%.
Penyebab menurunnya capaian kinerja tahun 2017, apabila dianalisis lebih lanjut sesungguhnya disebabkan oleh menurunnya prosentase capaian produksi perikanan Air Payau, Air Tawar dan produksi Perikanan Tangkap.
