-->

Jumlah Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR)


Secara umum capaian indikator pada sasaran Meningkatnya Pembinaan Kelompok dapat dicapai sesuai dengan target, bahkan melebihi. Untuk capaian kinerja Meningkatnya Pembinaan Kelompok diukur dari tiga indikator, yaitu: (1) Jumlah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan Tangkap tercapai 162,86%, diatas target yang telah ditetapkan yaitu 70 tercapai  114, (2) Jumlah Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) tercapai 375,53%, diatas target yang telah ditetapkan yaitu 94 tercapai 353, (3) Jumlah Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) tercapai 128,05%, diatas target yang telah ditetapkan yaitu 82 tercapai 105.
Capaian kinerja pada sasaran 6.1, rata-rata capaian kinerja Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya mengalami sedikit kenaikan, untuk tahun 2017 tercapai 222,15%, sedangkan tahun 2016 tercapai 196,27%.
Penyebab meningkatnya capaian kinerja tahun 2017 dibanding tahun 2016, apabila dianalisis lebih lanjut sesungguhnya disebabkan oleh meningkatnya prosentase capaian jumlah kelompok perikanan budidaya (POKDAKAN) dan jumlah kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR). Hal ini disebabkan karena Jumlah kelompok  POKDAKAN dan POKLAHSAR  ada penambahan sesuai dengan targetnya ada sedikit peningkatan, sehingga prosentase sedikit meningkat. Dan dari Tahun 2016 lebih difokuskan pada pembuatan badan hukum dan akta notaris untuk kelompok-kelompok perikanan yang ada.
Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran 6.1, adalah sebesar Rp. 74.200.000,- atau 97,63% dari total pagu sebesar Rp. 76.000.000,- Hal ini berarti terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya sebesar 2,37% dari pagu yang ditentukan.
Keberhasilan pencapaian sasaran 6.1 sesungguhnya tidak terlepas dari dilaksanakannya Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan dengan kegiatan utama adalah sebagai berikut:
-Pendampingan Klinik IPTEK. Mina Bisnis

g.Sasaran 7.1 : Meningkatnya jumlah produksi pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET


Meningkatnya jumlah produksi pengolahan dan pemasaran hasil perikanan Volume dan Nilai Produk Hasil Perikanan (Ton/Rp) 4.000 4.084 102,10 97,49 102,10

Capaian indikator pada sasaran Meningkatnya jumlah produksi pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yaitu Volume dan Nilai Produk Hasil Perikanan (Ton/Rp) tercapai 102,10%, dari target yang telah ditetapkan yaitu 4.000 tercapai 4.084.
Capaian kinerja pada sasaran 7.1 untuk Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya  mengalami kenaikan, untuk tahun 2017 tercapai 102,10%, sedangkan tahun 2016 tercapai 97,49%.
Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran 7.1, adalah sebesar Rp. 574.034.000,- atau 82,21% dari total pagu sebesar Rp. 698.263.000,-. Hal ini berarti terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya sebesar 17,79% dari pagu yang ditentukan.
Keberhasilan pencapaian sasaran 7.1 sesungguhnya tidak terlepas dari dilaksanakannya Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi perikanan, dengan 6 kegiatan utama adalah sebagai berikut :
a.Pengelolaan tambak dinas
b.Promosi produk andalan perikanan dan kelautan
c.Pengelolaan balai benih ikan (BBI) Malahayu
d.Penyusunan informasi pasar komoditas hasil perikanan
e.Pendampingan TP Fasilitasi pengembangn industri pengolahan hasil perikanan
f.Pengadaan sarana prasarana pemasaran ikan

h.Sasaran 8.1 : Tercapainya jumlah kawasan/ sentra produksi perikanan budidaya yang dapat berproduksi sesuai sasaran.

SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET
REALISASI

Tercapainya jumlah kawasan/ sentra produksi perikanan budidaya yang dapat berproduksi sesuai sasaran Meningkatnya prosentase Kawasan Usaha Perikanan Budidaya yang Bersertifikat (Cara Berbudidaya Ikan yang Baik/CBIB)  (%) 10 10 100 90 100
Meningkatnya Prosentase Pendapatan Pembudidaya

Capaian indikator pada sasaran Tercapainya jumlah kawasan/ sentra produksi perikanan budidaya yang dapat berproduksi sesuai sasaran yaitu Meningkatnya prosentase Kawasan Usaha Perikanan Budidaya yang Bersertifikat (Cara Berbudidaya Ikan yang Baik/CBIB)  (%) tercapai 100,00%, dari target yang telah ditetapkan yaitu 10 tercapai 10, dan Meningkatnya Prosentase Pendapatan Pembudidaya (%) tercapai 100,00%, dari target yang telah ditetapkan yaitu 5 tercapai 5.
Capaian kinerja pada sasaran 8.1, rata-rata capaian kinerja Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya  mengalami kenaikan, untuk tahun 2017 tercapai 100,00%, sedangkan tahun 2016 tercapai 85,00%.
Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran 8.1, adalah sebesar Rp. 7.871.849.500,- atau 98,88% dari total pagu sebesar Rp. 7.961.000.000,-. Hal ini berarti terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya sebesar 1,12% dari pagu yang ditentukan.
Keberhasilan pencapaian sasaran 8.1 sesungguhnya tidak terlepas dari dilaksanakannya Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut, Air Payau dan Air Tawar, dengan 6 kegiatan utama adalah sebagai berikut :
a.Rehabilitasi Saluran Tambak
b.Pengembangan kawasan budidaya air payau
c.Pengembangan kawasan budidaya air tawar
d.Rehabilitasi Saluran Tambak (DAK)
e.Pengembangan kawasan budidaya air payau (DAK)
f.Pengembangan kawasan budidaya air tawar (DAK)

i.Sasaran 9.1 : Meningkatnya Usaha Pengolahan dan Pemasaran Ikan yang bermutu dan berdaya saing.

SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET
REALISASI Capaian Capaian Tahun Sebelum nya Capaian terhadap Target Akhir Renstra

Meningkatnya Usaha Pengolahan dan Pemasaran Ikan yang bermutu dan berdaya saing Meningkatnya Prosentase Mutu Hasil Perikanan (%) 80 80 100 96,25 100

Capaian indikator pada sasaran Meningkatnya Usaha Pengolahan dan Pemasaran Ikan yang bermutu dan berdaya saing yaitu Meningkatnya Prosentase Mutu Hasil Perikanan (%) tercapai 100%, dari target yang telah ditetapkan yaitu 80 tercapai 80.
Capaian kinerja pada sasaran 9.1 untuk Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya  mengalami kenaikan, untuk tahun 2017 tercapai 100%, sedangkan tahun 2016 tercapai 96,25%.
Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran 9.1, adalah sebesar Rp. 99.586.000,- atau 90,55% dari total pagu sebesar Rp. 109.975.000,-. Hal ini berarti terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya sebesar 9,45% dari pagu yang ditentukan.
Keberhasilan pencapaian sasaran 9.1 sesungguhnya tidak terlepas dari dilaksanakannya Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi perikanan,  kegiatan utama adalah sebagai berikut :
a.Peningkatan sarana prasarana pemasaran ikan

j.Sasaran 10.1 : Meningkatnya Ketersediaan Hasil Kelautan dan Perikanan.

SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET

Meningkatnya Ketersediaan Hasil Kelautan dan Perikanan Tingkat Konsumsi Makan Ikan (TKMI) Kg/Kapita/ Tahun 26 19,78 76,08 18,61 71,58

Capaian indikator pada sasaran Meningkatnya Ketersediaan Hasil Kelautan dan Perikanan yaitu Tingkat Konsumsi Makan Ikan (TKMI) (Kg/Kapita/Tahun) tercapai 76,08%, diatas target yang telah ditetapkan yaitu 26 tercapai 19,78.
Capaian kinerja pada sasaran 10.1 untuk Tahun 2017 apabila dibandingkan dengan tahun 2016, sesungguhnya mengalami kenaikan, untuk tahun 2017 tercapai 76,08%, sedangkan tahun 2016 tercapai 73,44%.  Capaian tahun 2017 belum mencapai target.
Jika dibandingkan dengan target TKMI Nasional yaitu 47,12 Kg/Kapita/Tahun dan target TKMI Provinsi Jawa Tengah yaitu 21,55 Kg/Kapita/Tahun maka TKMI kabupaten Brebes masih dibawah target.
Penggunaan sumberdaya keuangan untuk pencapaian sasaran 10.1, adalah sebesar Rp. 344.386.100,- atau 89,78% dari total pagu sebesar Rp. 383.600.000,-. Hal ini berarti terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya sebesar 10,22% dari pagu yang ditentukan.
Keberhasilan pencapaian sasaran 10.1 sesungguhnya tidak terlepas dari dilaksanakannya Program Peningkatan Gizi dan Konsumsi Makan Ikan dengan kegiatan utama adalah sebagai berikut:
-Pengembangan Perikanan Penunjang Program P2MBG.
-Pelaksanaan Gerakan Makan Ikan (GEMARI).

Hasil Pengukuran Pencapaian Sasaran (PPS) dicapai (101,59%), dengan rincian per sasaran 1). 48,56%, 2). 100,00%, 3).100,00 %, 4).100,00%, 5).67,04%, 6).222,15%, 7).102,10%, 8).100,00%, 9).100,00%, dan 10).76,08%.
Berdasarkan pada hasil perhitungan pengukuran pencapaian sasaran (PPS) dan pengukuran kinerja yang telah di lakukan dengan membandingkan  antara rencana pencapaian target dengan realisasi yang ada berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan, dapat diketahui bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pada Tahun Anggaran 2017 dikategorikan Sangat Baik ( 101,59%).

B. REALISASI ANGGARAN
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, pada tahun anggaran 2017, didukung dengan Anggaran sebesar Rp. 24.515.577.000,-. Dari Anggaran tersebut dapat terealisasi sebesar Rp. 23.684.258.310,- (96,61%) yang secara ringkas komposisi penggunaannya adalah sebagai berikut :
1.Belanja Pegawai, sebesar Rp. 93.170.000,-
2.Belanja Barang dan Jasa, sebesar Rp. 5.909.313.810,-
3.Belanja Modal, sebesar Rp. 17.681.774.500,-
Penggunaan anggaran tersebut apabila diperinci dalam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel